Market Update

SMF Highlight

Early Warning System

Makroekonomi

Market Comment

DATA MAKROEKONOMI

Series Pertama
Series Kedua

PROSPEK EKONOMI

Akhir Februari, Cadangan Devisa Indonesia Kembali Merangkak Naik

Cadangan devisa Indonesia sepanjang tahun 2018 terkoreksi cukup dalam higga ke level USD114,85 miliar pada September 2018. Terkoreksinya cadangan devisa tersebut seiring intervensi Bank Indonesia di pasar valuta asing demi menstabilkan nilai tukar rupiah. Meskipun demikian, pada akhir Februari 2019 cadangan devisa kembali rebound mencapai USD123,27 miliar seiring penerbitan sukuk global pemerintah dan penerimaan devisa non-migas mencapai USD793,6 juta. Kedepan posisi cadangan devisa diprediksi kembali stabil seiring menguatnya keyakinan investor terhadap prospek perekonomian domestik.

Selengkapnya

Akhir Tahun 2018 Terjadi Hattrick Defisit Neraca Perdagangan

Pada akhir tahun 2018, neraca perdagangan Indonesia defisit mencapai USD1.102 juta, sekaligus mencatatkan hattrick defist sebesar USD4.871,4 juta (akumulasi Oktober-Desember 2018). Secara year to date (ytd) kinerja neraca perdagangan Indonesia defisit mencapai USD8,6 miliar atau terburuk semenjak tahun 2013. Buruknya kinerja perdagangan didorong pelebaran defisit sektor migas sekaligus penurunan surplus ekspor non-migas. Disamping itu, sepanjang tahun 2018 pertumbuhan impor non-migas meningkat cukup signifikan mencapai 19,8% seiring terdepresiasinya nilai tukar rupiah.

Selengkapnya

Proyeksi Pergerakan Fed Funds Rate (FFR) dan 7-Days Repo Rate

Menjelang akhir tahun 2018, The Fed telah menaikkan suku bunga acuannya (FFR) mencapai 100bps ke level 2,25%-2,50%. Di tahun mendatang, The Fed diprediksi akan menaikkan 3 kali lagi suku bunga acuannya (FFR) mencapai level 3,00%-3,25% pada triwulan II dan III di tahun 2019 dan akan meningkat 3 kali lagi mencapai level 3,75%-4,00% pada tahun 2020. Dari dalam negeri, Bank Indonesia telah menahan suku bunga acuannya pada rapat akhir tahun 2019. Di tahun mendatang, Bank Indonesia diproyeksikan akan kembali menaikkan suku bunga acuannya (7DRR) mencapai 50bps ke level 6,50%.

Selengkapnya

Notice: Undefined variable: string2 in /home/k3236716/public_html/wp-content/themes/salient/page-makroekonomi.php on line 369