Market Update

SMF Highlight

Early Warning System

Makroekonomi

Market Comment

DATA MAKROEKONOMI

Series Pertama
Series Kedua

PROSPEK EKONOMI

Perang Dagang Memanas, Rupiah Kembali Melemah

Nilai tukar rupiah bergerak terbatas selama bulan April, ditandai dengan terdepresiasinya nilai tukar Rupiah sebesar 0,10% (mom) ke level Rp14.257/USD pada akhir bulan April 2019. Kembali melemahnya nilai tukar tersebut seiring dengan meningkatnya tensi perang dagang antara Amerika Serikat dan Uni Eropa yang berimbas terhadap tarif impor baru oleh Amerika Serikat kepada produk impor asal Uni Eropa mencapai USD11 miliar. Selanjutnya, perang dagang antara Amerika dan China juga turut menyumbang depresiasi nilai tukar. Sejauh ini, pemerintah Amerika Serikat telah mengenakan bea masuk baru terhadap produk China mencapai USD250 miliar.

Selengkapnya

Potret Neraca Perdagangan Indonesia Triwulan I 2019

Pada triwulan I tahun 2019 neraca perdagangan kembali membaik. Membaiknya neraca perdagangan seiring membaiknya beberapa harga komoditas migas dan non-migas, meskipun demikian pada triwulan I tahun 2019 mencatatkan defisit neraca perdagangan mencapai USD193,4 juta. Angka tersebut memburuk dibandingkan triwulan I tahun 2018 yang mampu surplus mencapai USD314,4 juta.

Selengkapnya

Akhir Februari, Cadangan Devisa Indonesia Kembali Merangkak Naik

Cadangan devisa Indonesia sepanjang tahun 2018 terkoreksi cukup dalam higga ke level USD114,85 miliar pada September 2018. Terkoreksinya cadangan devisa tersebut seiring intervensi Bank Indonesia di pasar valuta asing demi menstabilkan nilai tukar rupiah. Meskipun demikian, pada akhir Februari 2019 cadangan devisa kembali rebound mencapai USD123,27 miliar seiring penerbitan sukuk global pemerintah dan penerimaan devisa non-migas mencapai USD793,6 juta. Kedepan posisi cadangan devisa diprediksi kembali stabil seiring menguatnya keyakinan investor terhadap prospek perekonomian domestik.

Selengkapnya


Notice: Undefined variable: string2 in /home/k3236716/public_html/wp-content/themes/salient/page-makroekonomi.php on line 369