Market Update

SMF Highlight

Building Permit Index

Early Warning System

Makroekonomi

Market Comment

Perkembangan Kredit Properti di Indonesia

    Pada tahun 2015 sektor properti mengalami perlambatan disebabkan oleh pengetatan KPR oleh BI, suku bunga yang tinggi dan peraturan LTV yang memberatkan. Disamping itu, didorong oleh tingkat inflasi yang tinggi serta depresiasi nilai tukar yang cukup dalam. Meskipun demikian, memasuki akhir tahun 2016 pertumbuhan kredit properti mulai memperlihatkan perbaikan seiring terbitnya  relaksasi LTV oleh BI serta POJK yang menyentuh sektor supply pada Juni dan Agustus 2018. Adanya kedua kebijakan tersebut berhasil mendorong pasar pembiayaan properti kembali kondusif, ditandai dengan meningkatnya pertumbuhan total kredit properti ke level 16,77% (yoy), Pertumbuhan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) dan kredit konstruksi berhasil menembus level 27,30% (yoy) dan 22,93% (yoy).

    Selengkapnya