Market Update

SMF Highlight

Building Permit Index

Early Warning System

Makroekonomi

Market Comment

Hal-Hal yang Bisa Menyebabkan Pengajuan KPR Ditolak

By December 27, 2017Market Comment

    Proses pengajuan KPR ke bank harus dilakukan secara cermat dan perhitungan. Pasalnya, bank tidak selalu menyetujui semua pengajuan KPR yang masuk. Banyak pertimbangan yang dilakukan pihak bank sebelum menyetujui KPR. Karena persetujuan tersebut harus memperhatikan kelayakan syarat yang berhasil dipenuhi pihak pengaju KPR.

    Agar pengajuan KPR lekas disetujui dalam waktu singkat, para pengaju KPR harus mengetahui hal-hal berikut ini. Maka risiko penolakan KPR pun bisa diminimalkan.

    Proses Verifikasi Data Mengalami Kegagalan

    Faktor verifikasi data rupanya paling rentan menyebabkan kegagalan dalam proses pengajuan KPR. Pihak bank biasanya akan menghubungi pihak pengaju KPR atau orang-orang terdekat yang kontaknya ikut tercantum dalam pengajuan KPR. Oleh sebab itu, nomor telepon yang dihubungi harus valid dan selalu siap dijawab oleh penerima telepon. Supaya verifikasi data KPR akan lekas disetujui dan mempercepat proses KPR ke tahap selanjutnya.

    Nilai Kredit yang Diajukan Terlalu Besar

    Nilai kredit yang diajukan harus disesuaikan dengan kondisi finansial pihak pengaju KPR. Bank tak akan meloloskan pengajuan KPR bila nilai kredit yang diajukan jauh di atas kemampuan sang pengaju. Idealnya, bank akan menyetujui pengajuan KPR dengan jumlah angsuran tak lebih dari 30% total pendapatan bulanan pihak pengaju KPR. Karena sisa pendapatan bulanan tentu harus digunakan untuk kebutuhan rutin, tabungan, dan hal-hal penting lainnya.

    Riwayat Kredit yang Buruk

    Riwayat kredit yang buruk pasti akan mempengaruhi keputusan bank untuk meloloskan pengajuan KPR. Seorang pihak pengaju KPR yang tercatat pernah bermasalah dengan kredit bank pasti kesulitan mendapatkan KPR. Seluruh transaksi kredit perbankan akan tersimpan secara otomatis dan bisa dilacak melalui sistem BI checking. Sehingga tak akan ada kredit macet yang luput dari pertimbangan bank.

    Masa Kerja Kurang dari 2 Tahun

    Pihak pengaju KPR yang berstatus karyawan tetap di sebuah perusahaan harus sabar bila ingin mengajukan KPR. Karena bank hanya akan meloloskan pengajuan KPR dengan syarat masa kerja minimal 2 tahun. Setelah 2 tahun menjadi karyawan tetap, pihak pengaju KPR dianggap memiliki kondisi finansial yang stabil. Tingkat kepercayaan bank pun meningkat karena pihak pengaju KPR dinilai mampu menyelesaikan kewajiban KPR sesuai kesepakatan.

    Proses sosialisasi dan penyebaran informasi bagi masyarakat mengenai syarat KPR memang sangat krusial. Sehingga masyarakat bisa mempersiapkan diri secara matang bila berencana mengajukan KPR dalam waktu dekat. Persiapan tersebut akan mendukung kelancaran proses pengajuan KPR sesuai ekspektasi.

    Sumber: www.cermati.com, www.merdeka.com, properti.liputan6.com