Market Update

SMF Highlight

Building Permit Index

Early Warning System

Makroekonomi

Market Comment

Cermat Menyiapkan Ragam Dokumen Pengajuan Pembiayaan Perumahan

By November 4, 2017Market Comment

    Pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) kini tak lagi sulit. Sejumlah bank yang menyediakan fasilitas KPR kerap memberikan informasi secara terbuka kepada masyarakat. Terutama Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang ingin mengajukan KPR subsidi. Hal ini gencar dilakukan agar pembangunan perumahan subsidi semakin tepat sasaran.

    Meskipun prosedurnya kian mudah, calon pengaju KPR tetap harus mempersiapkan beberapa hal untuk memenuhi prosedur. Berbagai kelengkapan dokumen pengajuan pembiayaan perumahan ini wajib disiapkan bils berencana mengajukan KPR:

    Data Diri Pribadi

    Dokumen mengenai data diri pribadi yang wajib disiapkan untuk proses KPR adalah Kartu Tanda Pengenal (KTP), Kartu Keluarga (KK), buku nikah (bila sudah menikah), dan surat keterangan Warga Negara Indonesia (WNI) bagi WNI keturunan asing. Pihak pengaju KPR harus berusia minimal 21 tahun dan maksimal 50 tahun ketika hendak mengajukan KPR.

    Dokumen Tambahan yang Harus Disiapkan Karyawan

    Pengaju KPR yang berstatus sebagai karyawan di suatu perusahaan wajib menyertakan dokumen tambahan lainnya. Dokumen tersebut adalah Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), surat keterangan kerja, slip gaji bulanan, dan fotokopi buku tabungan 3 bulan terakhir. Dokumen tambahan ini akan diperiksa sebagai indikator kesanggupan pihak pengaju KPR. Nominal gaji akan menjadi pertimbangan utama. Nilai angsuran KPR yang harus dibayarkan tak boleh melebihi 30% pendapatan bulanan pihak pengaju KPR.

    Lama masa kerja pun tak kalah penting. Bila seorang pengaju KPR sudah bekerja minimal 2 tahun di suatu perusahaan, berarti karier pihak pengaju tersebut tergolong stabil dan mampu melunasi KPR secara lancar.

    Wiraswasta Pengaju KPR Juga Harus Memenuhi Syarat Tertentu

    Wiraswasta yang ingin mengajukan KPR juga harus memenuhi syarat dokumen pengajuan tertentu selain data pribadi. Beberapa dokumen penting yang wajib disiapkan yaitu NPWP, fotokopi buku tabungan 3 bulan terakhir, laporan keuangan usaha, Tanda Daftar Perusahaan (TDP), dan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP). Penghasilan wiraswasta yang tergolong tidak stabil seperti karyawan membuat pihak bank akan mempertimbangkan kondisi finansialnya secara serius.

    Jika ragam dokumen pengajuan pembiayaan perumahan tersebut sudah dilengkapi, proses pengajuan KPR pun akan berlangsung cepat dan praktis. Jangan lupa pula menyiapkan uang muka atau down payment (DP) KPR yang jumlahnya memadai.