Market Update

SMF Highlight

Building Permit Index

Early Warning System

Makroekonomi

Market Comment

Inilah Syarat KPR DP 1% dengan BPJS Ketenagakerjaan

By October 16, 2017Market Comment

    Keterbatasan dana kini tak menjadi halangan untuk memiliki hunian pribadi. Ada program rumah subsidi yang digagas pemerintah khusus bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Riset pasar perumahan ditujukan untuk kebutuhan masyarakat ekonomi kelas menengah ke bawah. Proses Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang praktis pun turut mendukung program peningkatan kesejahteraan tersebut.

    Bahkan kini peserta BPJS Ketenagakerjaan bisa mendapatkan kemudahan untuk mengurus kepemilikan rumah subsidi. Agus Susanto selaku Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan menyatakan bahwa BPJS Ketenagakerjaan memiliki fasilitas pembiayaan perumahan bagi para pesertanya. Melalui pemanfaatan fasilitas tersebut, MBR bisa mendapatkan KPR dengan uang muka atau Down Payment (DP) sebesar 1% dari total harga rumah.

    KPR DP 1% tersebut dapat diperoleh jika MBR memenuhi syarat-syarat berikut:

    • Terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan aktif minimal 1 tahun.

    Rekam jejak keuangan yang baik di bank akan mempermudah pekerja memperoleh keanggotaan BPJS ketenagakerjaan.

    • Perusahaan yang menjadi tempat peserta bekerja terbukti tertib administrasi dan selalu membayar iuran BPJS tepat waktu. Perusahaan tersebut tak boleh berstatus Perusahaan Daftar Sebagian (PDS).
    • Sudah mendapatkan rekomendasi pengajuan KPR dari BPJS Ketenagakerjaan.

    Orang yang akan mengajukan KPR dengan program DP 1% harus menyiapkan KTP, Kartu Keluarga (KK), kartu identitas BPJS Ketenagakerjaan, keterangan penghasilan, formulir pengajuan, dan beberapa persyaratan lain yang ditetapkan bank penyedia KPR.

    • Harga rumah subsidi yang akan dibeli berkisar di angka 120 hingga 140 juta rupiah.
    • Terbukti belum memiliki rumah sendiri.
    • Berhasil lolos verifikasi KPR di bank yang bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.

    Jika peserta BPJS Ketenagakerjaan berhasil mengajuan KPR dengan fasilitas DP 1%, maka sisa angsuran harus dibayarkan maksimal 20 tahun dengan suku bunga tetap sebesar 5%. Program BPJS Ketenagakerjaan ini dapat meringankan MBR di berbagai daerah.

    Untuk memaksimalkan manfaat program KPR DP 1% dari BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah berencana menjalin kerja sama dengan semua bank pemerintah, termasuk bank pemerintah daerah. Sehingga program rumah subsidi di berbagai daerah menjadi tepat sasaran sesuai target Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

     

     

    Sumber: www.halomoney.co.id, ekonomi.kompas.com, finance.detik.com